Ribuan Orang Terkurung di Disneyland China karena Lockdown

JURNALJABAR.CO.ID, Bandung–Ribuan pengunjung Disneyland di Shanghai, China dilarang keluar dari taman bermain tersebut karena terkena kebijakan nol-Covid yang ketat. Pengunjung diminta tetap di dalam Disneyland kecuali mereka bisa menunjukkan hasil tes negatif Covid.

Penutupan Disneyland ini dilakukan setelah Shanghai melaporkan 10 kasus Covid pada Sabtu, dikutip dari BBC, Selasa (1/11).

Kebijakan nol-Covid China yang kontroversial menyebabkan jutaan orang terkurung. Ribuan karyawan pabrik ponsel baru-baru ini juga terpaksa ramai-ramai memanjat tembok agar tidak terkurung di dalam pabrik setelah lockdown diberlakukan.

Namun para pengunjung Disneyland ini merasa terhibur walaupun terperangkap di dalam karena mereka tetap bisa mencoba berbagai arena permainan. Video yang diunggah di media sosial China, Weibo, menunjukkan para pengunjung bergegas ke gerbang Disneyland setelah lockdown diumumkan, namun gerbang telah tertutup.

Tidak hanya Disneyland, wilayah sekitar taman rekreasi tersebut seperti jalur pertokoan tiba-tiba ditutup pada pukul 11.30.

Pemerintah Shanghai menyampaikan, pihak Disneyland melarang orang-orang masuk dan mereka yang masih di dalam hanya bisa keluar jika menyerahkan hasil tes negatif Covid. Siapapun yang mengunjungi taman tersebut sejak Kamis harus menyerahkan tiga hasil tes negatif selama tiga hari berturut-turut.

Tidak disebutkan kapan Disneyland akan dibuka kembali. Disney Shanghai mengatakan tiket akan berlaku sampai enam bulan dan pengembalian dana juga berlaku.