Gaji Pekerja di Asia Pasifik akan Naik di Tahun Depan

JURNALJABAR.CO.ID, Bandung–Laporan Tren Gaji tahunan oleh perusahaan data ECA International mencatat, Asia Pasifik yang akan menjadi satu-satunya wilayah yang mengalami pertumbuhan gaji riil pada tahun 2023. Rata-rata kenaikan gaji riil yang merupakan pertumbuhan upah nominal dikurangi tingkat inflasi diperkirakan akan meningkat sebesar 1,3 persen di Asia-Pasifik.

Dikutip dari CNBC, Selasa (1/11), laporan tersebut menunjukkan dibandingkan dengan daerah lain yang akan melihat penurunan gaji riil rata-rata. Penurunan 1,5 persen diharapkan untuk Eropa, 0,5 persen untuk Amerika Utara dan Selatan, dan 0,1 persen untuk Afrika dan Timur Tengah.

“Delapan dari 10 negara teratas dengan kenaikan gaji riil tertinggi secara global berasal dari Asia-Pasifik tahun ini,” tulis dalam laporan tersebut, dikutip CNBC, Selasa (1/11).

direktur regional ECA International, Lee Quane mengatakan, inflasi yang meningkat secara signifikan pada tahun 2022, 78 persen negara yang disurvei mencatat penurunan gaji yang nyata, dan tidak ada negara Eropa yang mengalami kenaikan gaji secara riil.

“Meskipun situasi global diperkirakan membaik tahun depan dengan kenaikan gaji nominal yang lebih tinggi dan inflasi yang lebih rendah rata-rata, penurunan 0,5 persen secara riil masih diharapkan,” jelas dia.

Laporan tahunan didasarkan pada informasi yang dikumpulkan dari lebih dari 360 perusahaan multinasional di 68 negara. Di Asia-Pasifik, India akan mengalami kenaikan upah riil terbesar sebesar 4,6 persen, diikuti oleh Vietnam sebesar 4 persen, dan Cina dengan pertumbuhan 3,8 persen.

Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa sebagian besar lokasi yang disurvei di APAC diperkirakan akan mengalami tingkat pertumbuhan gaji riil yang sama atau lebih tinggi pada tahun 2023, seperti yang terjadi pada tahun 2022.

“India diprediksi memiliki kenaikan gaji riil terbesar secara global. Itu karena tingkat pertumbuhan ekonomi India dan perlunya pertumbuhan gaji untuk melampaui inflasi. Meskipun tingkat inflasi telah tumbuh di India pada tahun 2022 dibandingkan dengan tahun 2021, gaji akan meningkat pada tingkat yang lebih cepat secara nominal.”

Pekerja di China juga termasuk di antara kelompok kecil secara global yang akan menerima tingkat pertumbuhan gaji riil tertinggi tahun ini dan berikutnya. Pada tahun 2022, gaji di Tiongkok meningkat secara nominal sebesar 5,9 persen dan akan tumbuh sebesar 6 persen pada tahun 2023.

“Hanya sekitar sepertiga (37 persen) dari negara-negara yang disurvei yang diperkirakan akan mengalami kenaikan gaji secara riil, meskipun ini lebih baik daripada 22 persen yang mengalami kenaikan tahun ini,” tambahnya.