Inilah 5 Motor yang Mencuri Perhatian Pengunjung

Ada 5 unit motor yang menjadi perhatian para pengunjung, tepatnya pada saat pameran otomotif GIIAS 2022.

Saat itu juga jadi panggung unjuk gigi merek sepeda motor. Deretan motor baru yang meluncur sukses menarik mata para pengunjung.

Ada belasan merek motor yang saling berkompetisi merebut hati para konsumen. Mereka adalah Honda, Alva Auto, Benelli, Keeway, Selis, Gelis, Minerva Electron, WMoto, CF Moto, SM Sport, SYM, Segway, Royal Enfield, Exotic Bike, dan Pacific Bike.

Nah, dari sekian banyak produk yang ditampilkan di arena GIIAS, kami coba mengerucutkan 5 produk yang paling mencuri perhatian. Seluruh motor sudah bisa dipesan dan dibeli oleh konsumen.

Untuk melihatnya Anda bisa menyambangi booth khusus motor CBU Honda di Hall 1 BSD. Ia melengkapi jajaran produk ikonik dari Astra Honda Motor (AHM) yang sebelumnya diisi oleh Honda Monkey, CT125, dan Super Cub 125 untuk pasar Indonesia,

Punya tampilan imut dan mempertahankan desain lawas di 1969, Honda ST125 Dax lahir atas dasar karakter seekor anjing Dachshund. Representasinya dituangkan pada bentuk tubuh yang kecil namun gambot di sistem kaki-kaki.

Di GIIAS 2022, motor ini sudah bisa dibeli konsumen dengan banderol Rp81.750.000 on the road Jakarta. Adapun status ST125 Dax adalah impor utuh atau CBU (Completely Built Up) dari Thailand.

Di bawah naungan PT Ilectra Motor Group (IMG), Alva Auto resmi bersaing di pasar motor setrum Tanah Air. Pada GIIAS 2022, mereka turut merilis produk perdananya yang dinamai Alva One. Mengusung tampilan sebuah skuter maxi, Alva One sudah dirakit lokal di Cikarang, Jawa Barat. IMG menawarkan motor listrik ini seharga Rp34,99 juta on the road Jakarta.

Dibekali baterai berdaya 60v 45Ah (2,7 kWh) dan dipadu dinamo listrik berkapasitas maksimal 4.000 watt (5,3 daya kuda). Alhasil rancang itu mampu memuncah torsi yang besar menyentuh 46,5 Nm.

Ada yang menarik dari motor ini, meski diklaim sebagai merek lokal nyatanya desain dari Alva One memiliki kemiripan identik dengan motor listrik Arena VT3 di Spanyol.

Segway Motor Indonesia (SMI) juga resmi mendeklarasikan bisnis motor setrumnya di Tanah Air. Ada 4 produk yang merek rilis, tapi yang paling menarik adalah E200P karena memiliki jarak tempuh hingga 200 km dalam keadaan baterai terisi penuh.

Punya tampilan futuristik, motor ini dibekali dengan fitur dan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) yang diklaim perusahaan tak dimiliki oleh para kompetitornya.

Menyoal harganya, Segway E200P diniagakan dengan banderol Rp85 juta OTR Jakarta. Adapun untuk kecepatan puncak dari skutik listrik ini mampu digeber hingga 100 km per jam. Oh iya, setiap pembelian E200P konsumen akan mendapatkan 2 baterai sekaligus yang bisa ditempatkan masing-masing slot penyimpanan.

PT MForce Indonesia selaku agen pemegang merek SM Sport di Indonesia juga turut membawa produk terbarunya, SM Master 200. Desain yang dibawa menyerupai motor kustom bratstyle. Warna biru terlihat menarik berpadu apik dengan sentuhan garis berwarna putih di beberapa detail.

Mesinnya menggunakan jenis vertikal silinder tunggal pendingin air 4 tak, 198 cc yang menghasilkan tenaga 16,7 hp di 8.000 rpm dan torsi 17 Nm di 6.500 rpm. Mesin ini dipasangkan dengan kopling enam percepatan.

Motor ini rasanya bisa jadi alternatif buat Anda yang ingin memiliki motor berperawakan kustom tanpa perlu repot menunggu. Soal harganya, SM Sport Master 200 dijual dengan banderol Rp46 juta dengan status on the road Jakarta.

Siapa yang masih ingat dengan merek motor Minerva, dulu eksis dengan produknya yang menyerupai Honda CBR150R. Kehadiran mereka di pameran GIIAS membawa misi baru dengan fokus produk elektrifikasi.

Di bawah naungan PT Bagaskoro Mega Langgeng (BML), produk pertama yang diluncurkan di GIIAS adalah Minerva Electron M1. Skutik listrik ini dijual dengan banderol cukup terjangkau Rp16,5 juta on the road Jakarta.

Motor ini menggunakan sistem baterai tukar, sehingga Anda tak perlu repot melakukan pengecasan di rumah. Penukaran baterai bisa dilakukan di 412 titik gerai yang sudah tersebar di Indonesia.

Desainnya punya kemiripan dengan Smoot Tempur yang lebih dulu eksis di Indonesia. Berdasarkan penuturan manajemen BML kedua merek ini memang menjalin kerja sama. Seluruh kegiatan produksi dari Minerva Electron sudah dilakukan secara lokal di Gresik, Jawa Timur.

sumber : oto.com